Irjen Kemenhaj Apresiasi Dukungan Panglima TNI dan Kapolri dalam Pelaksanaan Diklat PPIH Arab Saudi

Kemenhaj apresiasi dukungan penuh Panglima TNI dan Kapolri untuk diklat PPIH Arab Saudi 2026. Pelibatan 179 personil TNI-Polri bertujuan cetak petugas haji profesional, disiplin, dan mampu komunikasi

Januari 11, 2026 - 07:00
Irjen Kemenhaj Apresiasi Dukungan Panglima TNI dan Kapolri dalam Pelaksanaan Diklat PPIH Arab Saudi

JAKARTA Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Irjen Kemenhaj) Dendi Suryadi mengapresiasi dukungan Panglima TNI dan Kapolri dalam mendukung pendidikan dan pelatihan (diklat) PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 M

“Alhamdulillah, Panglima TNI maupun Kapolri sangat antusias, sangat dukung,” ucap Irjen Kemenhaj Dendi Suryadi usai gladi pembukaan diklat PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Jakarta pada Sabtu (10/1/2026). 

Menurut Irjen Kemenhaj yang berpangkat Mayor Jenderal di TNI AD, pelibatan TNI dan Polri dengan jumlah sekitar 179 personil dalam diklat PPIH Arab Saudi ini diharapkan mampu menciptakan petugas haji yang lebih profesional dan berintegritas. 

“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk menghadirkan petugas haji yang lebih profesional dan berintegritas,” ujarnya yang juga ditunjuk oleh Menteri Haji dan Umrah sebagai pembina pada diklat PPIH Arab Saudi tahun 1447 H/2026 M. 

Menurutnya yang menjadi perhatiannya saat pelaksanaan ibadah haji nanti adalah komunikasi yang baik, mengingat tempat bertugas para petugas haji Indonesia ini berada di wilayah Arab Saudi. 

“Kita beroperasi atau bertugas di wilayah otoritas negara yang lain. Nah itu harus komunikasi yang baik. Saya menyadari kenapa askar (petugas) Arab Saudi kelihatan tegas. Karena dia menghadapi orang seluruh dunia,” ujarnya.

“Bukan hanya jemaah dari Indonesia, ada dari Ghana, dari Gabon, dari Sri Lanka, dari India, dari Pakistan, ada macam-macam lah. Jadi wajar kalau mereka itu kelihatan tegas. Kalau mereka tidak punya ketegasan, mereka susah ngatur orang,” sambungnya. 

Untuk itu, lanjut pria yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma ini memberikan pelatihan dengan melibatkan TNI dan Polri agar para petugas haji lebih disiplin, memiliki keberanian, kekompakan dan rela berkorban. 

Ia meminta para petugas haji yang sudah lolos dan mengikuti diklat PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 M bisa mengikuti diklat sebaik mungkin. “Ada 5,4 juta jemaah yang sudah mengantri, sementara Anda dapat bonus tambahan untuk bisa berhaji. “Petugas itu saya kira pekerjaan yang mulia ya. Memang yang pertama punya pengalaman untuk melayani tamu-tamu Allah. Yang kedua, bagi yang belum haji, itu oleh Pak Menteri, Pak Wakil Menteri diberi kesempatan untuk berhaji,” tandasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow