Libatkan Pemerintah dan Industri, UM Gresik Inisiasi Forum Bisnis

Universitas Muhammadiyah Gresik memperkuat perannya dalam mendorong kolaborasi lintas sektor dengan menginisiasi forum bisnis yang digelar di Hall Sang Pencerah Kampus UM Gresik

Januari 14, 2026 - 12:31
Libatkan Pemerintah dan Industri, UM Gresik Inisiasi Forum Bisnis

GRESIK Universitas Muhammadiyah Gresik memperkuat perannya dalam mendorong kolaborasi lintas sektor dengan menginisiasi forum bisnis yang digelar di Hall Sang Pencerah Kampus UM Gresik, Rabu (14/1/2025) pagi.

Forum bisnis ini diinisiasi oleh Direktorat Sertifikasi Profesi, Pengembangan Bahasa, dan Usaha (DSP2BU) UM Gresik dengan mengusung tema “UMG Nexus: The Gateway to 2026, Integrating Academic Excellence with Industrial Power.”

Rektor UM Gresik, Prof. Khoirul Anwar, mengapresiasi terselenggaranya forum bisnis yang dihadiri oleh industri serta pemangku kebijakan.

Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk sejumlah perusahaan yang turut ambil bagian.

“Semoga forum ini memberikan manfaat luar biasa, menjadi ruang tukar gagasan dan inovasi, serta mendukung sinergi antarsektor di Kabupaten Gresik," katanya.

Rektor juga menyampaikan, forum bisnis ini menjadi bagian visi dari UM Gresik untuk terus memberikan berdampak ke masyarakat. "Kegiatan ini sejalan dengan visi untuk terus memberi dampak nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif mengapresiasi langkah UM Gresik sebagai salah satu kampus terkemuka di Kota Pudak yang terus bertransformasi dan memberikan kontribusi bagi masyarakat serta industri di sekitarnya. UM-Gresik.jpg

Ia menyebutkan, Kabupaten Gresik memiliki potensi besar dengan keberadaan tiga kawasan industri utama, yakni Maspion Industrial Estate, Kawasan Industri Gresik (KIG), dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.

“Di KEK Gresik ada perhatian skala internasional, termasuk keberadaan smelter single line terbesar di dunia dan pengembangan industri turunan lainnya,” ungkap Alif.

Menurutnya, Pemkab Gresik memiliki semangat kolaborasi dan terbuka terhadap berbagai inisiatif yang mendorong kemajuan daerah. Ia menilai forum bisnis ini bukan sekadar ajang pertemuan, tetapi menjadi titik temu strategis antara akademisi, industri, dan pemerintah.

“Ini bukan hanya forum bisnis biasa. Banyak hal strategis yang dibahas dan bisa ditindaklanjuti untuk kemajuan Gresik. Kami mengapresiasi UM Gresik yang berhasil menyatukan berbagai elemen,” tegas Alif, yang juga tercatat sebagai alumnus UM Gresik tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wabup menekankan pentingnya perhatian bersama terhadap pengembangan UMKM di Gresik. Ia berharap UM Gresik dapat berperan aktif melalui keterlibatan mahasiswa dan jejaring internasional yang dimiliki kampus.

“UMKM masih butuh perhatian bersama. Mahasiswa bisa belajar sekaligus mendampingi. Jaringan UM Gresik luas, koneksinya juga banyak. Kami percaya UM Gresik mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah,” pungkasnya.

Selain diskusi, dalam kesempatan itu UM Gresik juga melaksanakan MoU dengan empat perusahaan yakni PT Siam Maspion Terminal, KAP Kuncara Budi Santosa dan Rekan, PT Greentech Solusi Utama serta PT Adhimix PCI Indonesia. Sementara sejumlah perusahaan skala nasional ikut terlibat dalam forum tersebut. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow