Mahasisawa Unisma Edukasi Siswa SD tentang Bahaya Oversharing, Hoax, dan Cyberbullying

Mahasiswa Kadidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) Kelompok 02 Unisma melaksanakan kegiatan edukasi literasi digital kepada siswa-siswi SDN 01 Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang

Agustus 30, 2025 - 10:30
Mahasisawa Unisma Edukasi Siswa SD tentang Bahaya Oversharing, Hoax, dan Cyberbullying

TIMESINDONESIA, MALANG – Mahasiswa Kadidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) Kelompok 02 Unisma melaksanakan kegiatan edukasi literasi digital kepada siswa-siswi SDN 01 Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Kegiatan ini mengangkat tema “Bahaya Oversharing, Hoax, dan Cyberbullying”.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada siswa sekolah dasar mengenai pentingnya bijak dalam menggunakan internet, terutama media sosial. Materi yang diberikan meliputi bahaya membagikan informasi pribadi secara berlebihan (oversharing), cara mengenali berita palsu (hoax), serta dampak buruk dari cyberbullying.
Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan siswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif untuk menunjang pembelajaran dan komunikasi yang sehat.

“Kami ingin adik-adik di SDN 01 Malangsuko bisa lebih hati-hati dalam menggunakan internet, jangan mudah percaya berita yang tidak jelas sumbernya, dan jangan pernah melakukan tindakan perundungan di dunia maya,” ujar Koordinator Kelompok 02.

Ia juga menambahkan bahwa penanaman karakter digital sejak dini sangat penting agar anak-anak memiliki bekal yang kuat untuk menghadapi era serba digital ini.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

SDN-01-Malangsuko.jpg

Kepala Sekolah SDN 01 Malang menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, literasi digital sangat penting di era sekarang karena anak-anak sudah banyak yang menggunakan gawai dan internet. “Edukasi seperti ini membantu anak-anak agar bisa lebih cerdas dan aman dalam berinternet,” jelasnya. Beliau juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan tema yang berbeda, sehingga siswa-siswi mendapatkan pemahaman yang luas tentang etika digital.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KSM-T menyampaikan materi melalui presentasi interaktif, permainan edukatif, tentang dampak cyberbullying dan hoax. Anak-anak juga diajak berdiskusi tentang pengalaman mereka saat menggunakan media sosial atau aplikasi komunikasi digital. Metode penyampaian yang menyenangkan membuat siswa-siswi sangat antusias, bahkan beberapa siswa aktif bertanya mengenai cara melindungi akun pribadi dari peretas.

Salah satu siswa kelas IV-VI mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan tersebut. “Saya jadi tahu kalau tidak boleh sembarangan membagikan foto pribadi di internet. Saya juga belajar cara mengecek berita itu benar atau bohong,” ungkapnya. Testimoni ini menunjukkan bahwa siswa benar-benar memahami pesan yang disampaikan dan berkomitmen untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di dunia maya.

Harapan besar dari kegiatan literasi digital ini adalah agar siswa-siswi mampu menerapkan kebiasaan positif dalam menggunakan internet, melindungi diri dari dampak negatif dunia maya, serta menjadi generasi muda yang cerdas, kritis, dan beretika dalam berinteraksi secara digital. Dengan dukungan guru, orang tua, serta lingkungan sekitar, diharapkan siswa-siswi SDN 01 Malangsuko dapat menjadi pelopor penggunaan teknologi yang sehat, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 2 Universitas Islam Malang (UNISMA)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow