Perkuat Program Inkubasi, Inkubator Bisnis UIN Maliki Malang Benchmarking ke LPKIB UNISMA
Lembaga Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (LPKIB) Universitas Islam Malang (UNISMA) menerima kunjungan benchmarking dari Tim Inkubator Bisnis Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrah
MALANG Lembaga Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (LPKIB) Universitas Islam Malang (UNISMA) menerima kunjungan benchmarking dari Tim Inkubator Bisnis Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola inkubator bisnis perguruan tinggi serta pengembangan program kewirausahaan mahasiswa yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Ketua LPKIB UNISMA, Restu Millaningtyas, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan momentum penting untuk saling berbagi praktik baik dalam pengelolaan inkubator bisnis berbasis kampus.
“Inkubator bisnis berperan sebagai penggerak ekosistem kewirausahaan kampus. Melalui pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam mengelola usaha,” ujarnya.
Dalam sesi pemaparan, LPKIB UNISMA menjelaskan alur layanan inkubator yang meliputi tahap pra-inkubasi, inkubasi, hingga pasca-inkubasi. Tahap pra-inkubasi dirancang untuk memperkuat literasi kewirausahaan calon tenant melalui sosialisasi dan pembekalan awal sebelum memasuki proses pendampingan usaha yang lebih intensif.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id
Ketua Inkubator Bisnis UNISMA, Ir. Brahmadhita P. Mahardhika, S.Pt., M.Si., IPP, menegaskan bahwa model inkubasi yang dikembangkan UNISMA disesuaikan dengan potensi dan karakteristik kampus.
“Kami memposisikan inkubator sebagai laboratorium kewirausahaan yang mendampingi tenant sejak perencanaan hingga pengembangan usaha, dengan dukungan jejaring dan layanan yang komprehensif,” jelasnya.
Diskusi juga difokuskan pada integrasi Program KKM Inkubasi Bisnis agar tidak berhenti pada aktivitas pengabdian, tetapi terhubung langsung dengan pendampingan usaha mahasiswa. Kepala Pengembangan Kewirausahaan LPKIB UNISMA, Dr. Mohamad Bastomi, S.E., M.M, menyampaikan bahwa sinergi antara program akademik dan inkubasi menjadi kunci keberhasilan pengembangan tenant.
“Program KKM yang terintegrasi dengan inkubator akan menghasilkan luaran yang lebih nyata, baik dari sisi penguatan kapasitas mahasiswa maupun keberlanjutan usaha,” ungkapnya.
Selain diskusi, rombongan mahasiswa UIN Maliki Malang juga meninjau langsung Laboratorium Kewirausahaan LPKIB UNISMA yang mengelola berbagai unit bisnis kampus. Kunjungan ini memberikan gambaran konkret tentang praktik kewirausahaan berbasis pengalaman langsung.
Perwakilan KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Muhammad Aulia Akbar, mengapresiasi kesempatan tersebut.
“Kami mendapatkan banyak referensi praktik inkubasi yang aplikatif dan dapat diadaptasi dalam pelaksanaan KKM Inkubasi Bisnis di kampus kami,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, kedua institusi berharap dapat membangun kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan kewirausahaan kampus, termasuk pertukaran mentor, penguatan jejaring, dan pengembangan tenant mahasiswa lintas perguruan tinggi. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id
Apa Reaksi Anda?