Kopi TIMES

Peran Partai Politik dan untuk Dipilih Bagi Penyandang Difabel

Selasa, 18 Februari 2020 - 01:41 | 42.84k
Peran Partai Politik dan untuk Dipilih Bagi Penyandang Difabel
Azka Abdi Amrurobbi, Sekretaris Jendral Komite Independen Sadar Pemilu (KISP).
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, MALANG – Setelah berlangsungnya Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg)  serentak April 2019 lalu, kini harmoni politik sedang mengarah menuju persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 23 september 2020 mendatang. Sebanyak 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota akan melaksanakan Pilkada serentak tersebut. 

Pemilihan umum (Pemilu) ataupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang inklusif dan aksesibel bagi difabel bukan hanya dapat diwujudkan oleh badan penyelenggaranya, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), namun bisa juga diwujudkan oleh peserta Pemilu/Pilkada dalam hal ini yaitu partai politik.

Undang-Undang Nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas telah disahkan dan mengamanatkan pada pasal 13 bahwa penyandang difabel juga memliki hak politik yaitu (a) Memilih dan dipilih dalam jabatan publik. (b) Menyalurkan aspirasi politik baik tertulis maupun lisan. (c) Memilih partai politik dan/atau individu yang menjadi peserta dalam pemilihan umum. (d) Membentuk, menjadi anggota, dan/atau pengurus organisasi masyarakat dan/atau partai politik. (e) Membentuk dan bergabung dalam organisasi Penyandang Disabilitas dan untuk mewakili Penyandang Disabilitas pada tingkat lokal, nasional, dan internasional. (f) Berperanserta secara aktif dalam sistem pemilihan umum pada semua tahap dan/atau bagian penyelenggaraannya. (g) Memperoleh aksesibilitas pada sarana dan prasarana penyelenggaraan pemilihan umum, pemilihan gubernur, bupati/walikota, dan pemilihan kepala desa atau nama lain. (h) Memperoleh pendidikan politik. Selain pasal tersebut yang menjamin hak politik penyandang difabel, pasal 76 juga mempertegas bahwa penyandang difabel memiliki hak untuk menduduki jabatan publik. 

Dengan adanya Undang-Undang terebut seharusnya sudah jelas bahwa penyandang difabel pun memiliki hak yang sama dengan masyarakat lain dalam berpolitik. Bukan hanya dilibatkan sebagai pendukung ataupun tim sukes, hingga penyelenggara semata, namun turut andil menjadi subjek di dalamnya.

Mereka juga memiliki hak untuk dipilih dalam ajang Pemilu dan/atau Pilkada. Atas dasar itulah para penyandang difabel dinilai perlu turun ke kancah politik. Hal tersebut merupakan sebutan lain dalam pemenuhan hak politik bagi difabel, karena hak politik bukan hanya hak untuk memilih, tetapi juga hak untuk dipilih dalam jabatan publik. 

Partai politik sebagai salah transportasi untuk mengikuti kontestasi Pemilu dan/atau Pilkada sudah seharusnya membuka diri bagi penyangang difabel. Hal tersebut merupakan cara untuk mewujudkan Pemilihan yang inklusif.

Jika berkaca pada Partai Buruh di Inggris yang memiliki prinsip seperti beberapa partai di Jerman dan Ameria serikat, mereka menganut asas infklusif (terbuka), adil, dan transparan. Maksud dari adil bagi partai tersebut terjadi pada saat melakukan rekrutmen kandidat pejabat publik yang wajib mempertimbangkan semua komposisi masyarakat seperti kelompok minoritas yang termasuk didalamnya yaitu perempuan, penyandang difabel, dan lain sebagiainya.

Hal tersebut menunjukan bahwa rekrutmen sebagai anggota maupun kandidat pejabat publik bukan semata-mata hanya menganut prinsip kemampuan memenangkan seseorang (winnability), melainkan persamaan hak bagi semua orang. Hal tersebut merupakan hal positif untuk mendorong partisipasi politik kelompok difabel selain didukung oleh beberapa peratururan hukum.

***

*)Penulis: Azka Abdi Amrurobbi, Sekretaris Jendral Komite Independen Sadar Pemilu (KISP)

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

 

____________
**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id


politik difabel Azka Abdi Amrurobbi
Publisher : Sholihin Nur
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Kawal Informasi Seputar COVID-19 Secara Tepat dan Akurat

Ini merupakan sumber informasi inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, profesional & pemerintah.

Jumlah Kasus di Indonesia Saat Ini

1,986

+196 Positif

134

+22 Sembuh

181

+11 Meninggal
Statistik Kasus COVID-19 di Indonesia
Last update: Jumat, 03 April 2020 - 16:00 Sumber: kawalcorona.com
Honda HRV

TIMES TV

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

23/03/2020 - 20:12

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi
Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19
Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto
Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kemudahan di Balik Kesulitan
    Kemudahan di Balik Kesulitan
    03/04/2020 - 09:30
  • Gaya Kepemimpinan Jokowi Tangani Pandemi Covid-19
    Gaya Kepemimpinan Jokowi Tangani Pandemi Covid-19
    03/04/2020 - 08:36
  • Darurat Penegakan Hukum dalam Masa Darurat Covid-19
    Darurat Penegakan Hukum dalam Masa Darurat Covid-19
    03/04/2020 - 06:32
  • Diskriminasi Ganda Pada Perempuan Difabel
    Diskriminasi Ganda Pada Perempuan Difabel
    03/04/2020 - 04:34
  • Bukan Lockdown, Indonesia Punya Dasa Wisma untuk Tuntaskan Corona
    Bukan Lockdown, Indonesia Punya Dasa Wisma untuk Tuntaskan Corona
    02/04/2020 - 22:40
  • Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19, Tantangan yang Mendewasakan
    Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19, Tantangan yang Mendewasakan
    02/04/2020 - 22:28
  • Covid-19 dan Investasi Saham
    Covid-19 dan Investasi Saham
    02/04/2020 - 15:13
  • Kekuatan Kata Menyisir Makna
    Kekuatan Kata Menyisir Makna
    02/04/2020 - 14:41
  • Nikah 24 Kali, Vicky Prasetyo Sampai Lupa Nama Mantan Istri?
    Nikah 24 Kali, Vicky Prasetyo Sampai Lupa Nama Mantan Istri?
    04/04/2020 - 06:15
  • Jangan Asal, Ini 4 Hal yang Harus Diperhatikan saat Olahraga di Rumah
    Jangan Asal, Ini 4 Hal yang Harus Diperhatikan saat Olahraga di Rumah
    04/04/2020 - 06:15
  • WhatsApp Jadi Saluran Utama Hoaks Covid-19 di Indonesia
    WhatsApp Jadi Saluran Utama Hoaks Covid-19 di Indonesia
    04/04/2020 - 06:15
  • Jakarta di Bawah Bayang-bayang Virus Corona
    Jakarta di Bawah Bayang-bayang Virus Corona
    04/04/2020 - 06:00
  • Prakiraan Cuaca Jogja Akhir Pekan Ini
    Prakiraan Cuaca Jogja Akhir Pekan Ini
    04/04/2020 - 06:00
  • Faisal Basri Sebut Menko Luhut Lebih Bahaya dari Virus Corona
    Faisal Basri Sebut Menko Luhut Lebih Bahaya dari Virus Corona
    04/04/2020 - 01:00
  • Intelijen Amerika Bongkar Kebohongan China Soal Korban Tewas COVID-19
    Intelijen Amerika Bongkar Kebohongan China Soal Korban Tewas COVID-19
    04/04/2020 - 05:03
  • Wabah Corona Masih Menggila, Jangan Asal Mencuci Pakaian
    Wabah Corona Masih Menggila, Jangan Asal Mencuci Pakaian
    04/04/2020 - 04:44
  • Gara-gara Mulut Comel Hot Mom, PSG Batal Permanenkan Bomber Ganas
    Gara-gara Mulut Comel Hot Mom, PSG Batal Permanenkan Bomber Ganas
    04/04/2020 - 01:54
  • WNI Bikin Alat Tes COVID-19, hingga Geger Kawinan Kapolsek Kembangan
    WNI Bikin Alat Tes COVID-19, hingga Geger Kawinan Kapolsek Kembangan
    04/04/2020 - 04:30