Peristiwa Daerah

Tuntut Pemanfaatan Lahan, Kaum Disabilitas Unjuk Rasa di Pertamina Asset 3

Kamis, 27 Februari 2020 - 08:47 | 25.20k
Tuntut Pemanfaatan Lahan, Kaum Disabilitas Unjuk Rasa di Pertamina Asset 3
Para kaum disabilitas dari Koalisi Masyarakat Tertindas yang berunjuk rasa di PT Pertamina Asset 3 Cirebon. (Foto: Muhamad Jupri/TIMES Indonesi)

TIMESINDONESIA, CIREBON – Puluhan orang penyandang disabilitas yang tergabung dengan Koalisi Masyarakat Tertindas (Komat) Kabupaten Indramayu berunjuk rasa Kantor Pertamina EP Asset 3 yang berlokasi di Jalan Raya Klayan Gunung Jati Kabupaten Cirebon, Rabu (26/2/2020).

Kepada PT Pertamina, mereka menyampaikan tuntutan agar dipinjamkan sebuah lahan kosong milik PT Pertamina di Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu untuk dikelola dan dimanfaatkan.

Koordinator Umum Komat, Alip menyatakan jika pihaknya sudah dengan secara sopan dan santun meminta izin memanfaatkan lahan yang tak terpakai itu untuk mereka kelola. Namun pihak PT Pertamina menolak dengan alasan Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Padahal banyak berdiri bangunan permanen dan semi permanen di atas lahan tersebut tapi dibiarkan oleh Pertamina. Tapi kenapa kami tidak diperbolehkan," jelasnya.

Alip menambahkan penyandang disabilitas juga mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk menyalurkan potensinya. Hal ini telah diamanatkan di dalam UU nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Tapi menurutnya, PT Pertamina telah bersikap arogan dan juga berlaku diskriminatif terhadap penyandang disabilitas.

"Kami sebagai warga asli Kabupaten Indramayu merasa Pertamina hanya melakukan eksploitasi terhadap sumber daya alam yang ada di Indramayu, khususnya Migas. Kami hanya minta keadilan dari Pertamina. Kami ini kan warga pribumi asli, tapi kenapa kami juga tidak bisa menikmati hasil kekayaan alam kami," jelasnya.

Mereka pun mengajukan 3 tuntutan yakni meminta PT Pertamina EP Asset 3 untuk menjabarkan secara terbuka SOP Safety jalur pipa terhadap lingkungan, meminta pihak PT Pertamina EP Asset 3 untuk memberikan ijin pemanfaatan lahan untuk kaum Disabilitas dan mengeluarkan karyawan dari wilayah kerja PT Pertamina EP Asset 3 yang bersikap diskriminatif serta arogan terhadap kaum marginal.

"Apabila langkah ini tidak juga dipenuhi, maka kami akan menembuskan hal ini kepada Kementerian terkait bahkan sampai ke Presiden," jelasnya.

Sementara Asisten Manager Legal Relation Field Jatibarang PT Pertamina, Eri Ridwan mengatakan bahwa PT Pertamina selalu terbuka jika memang ada program dari masyarakat dan bisa berkoordinasi, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang.

Adapun terkait aset yang akan dikelola, merupakan kewenangan Kementerian Keuangan. "Kalau tidak ada izin dari kementerian, maka kami juga tidak bisa memberikan izin," jelasnya.

Apalagi, lanjutnya, lahan yang akan digunakan tersebut menjadi profit-oriented berupa kolam pemancingan. Akan ada yang yang perlu dilakukan jika aset negara dijadikan profit-oriented.

Terkait bangunan permanen dan semi permanen yang ada di lahan tersebut, sebenarnya sudah ada larangan. Pihaknya sudah bersosialisasi dengan kepala desa sebagai corong.

Namun, karena aset milik PT Pertamina yang banyak, maka perlu effort yang lebih besar. Penertiban terhadap bangunan di wilayah Cirebon tersebut akan dilakukan ketika ada operasi di wilayah tersebut. Apalagi, bangunan-bangunan tersebut berada dekat dengan jaringan migas, sehingga bisa sangat membahayakan. "Jadi, kita akan gusur," tutur dia. (*)


Pertamina Pertamina Asset 3 Disabilitas
Publisher : Rizal Dani
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Kawal Informasi Seputar COVID-19 Secara Tepat dan Akurat

Ini merupakan sumber informasi inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, profesional & pemerintah.

Jumlah Kasus di Indonesia Saat Ini

3,512

+219 Positif

282

+30 Sembuh

306

+26 Meninggal
Statistik Kasus COVID-19 di Indonesia
Last update: Jumat, 10 April 2020 - 15:50 Sumber: kawalcorona.com
Honda HRV

TIMES TV

Lawan Corona, GM FKPPI-MBLC Tak Putus Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Lawan Corona, GM FKPPI-MBLC Tak Putus Lakukan Penyemprotan Disinfektan

10/04/2020 - 13:05

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC
Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi
Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19
Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Belajar Daring saat Pandemi, Perlunya Pendidikan Karakter dan Kebijakan
    Belajar Daring saat Pandemi, Perlunya Pendidikan Karakter dan Kebijakan
    10/04/2020 - 20:33
  • Surat Terbuka untuk Mas Menteri Pariwisata
    Surat Terbuka untuk Mas Menteri Pariwisata
    10/04/2020 - 16:45
  • Mudik atau Tidak Mudik
    Mudik atau Tidak Mudik
    10/04/2020 - 14:00
  • Santuy-nya Penanganan Covid-19 di Desa TKI
    Santuy-nya Penanganan Covid-19 di Desa TKI
    10/04/2020 - 11:04
  • Kiat Menjadikan Melek Digital
    Kiat Menjadikan Melek Digital
    10/04/2020 - 10:12
  • Urgent, Enkripsi Zoom
    Urgent, Enkripsi Zoom
    10/04/2020 - 09:37
  • Pandemik Sars-Cov 2 (Covid-19) dan Urgensi Bantuan Lansung Tunai
    Pandemik Sars-Cov 2 (Covid-19) dan Urgensi Bantuan Lansung Tunai
    10/04/2020 - 00:11
  • Dampak E-Learning
    Dampak E-Learning
    09/04/2020 - 23:30
  • Pemilik Rumah yang Sembunyikan KKB, Ditetapkan Jadi Tersangka Makar
    Pemilik Rumah yang Sembunyikan KKB, Ditetapkan Jadi Tersangka Makar
    11/04/2020 - 00:35
  • Ditjen PAS Sebut Napi yang Bebas Saat Corona akan Diisolasi, Jika Buat Ulah
    Ditjen PAS Sebut Napi yang Bebas Saat Corona akan Diisolasi, Jika Buat Ulah
    11/04/2020 - 00:10
  • Pintu Air Pasar Ikan Siaga Dua, Beberapa Titik Berpotensi Rob
    Pintu Air Pasar Ikan Siaga Dua, Beberapa Titik Berpotensi Rob
    10/04/2020 - 23:59
  • Aksi Jokowi Bagikan Sembako Dikritik, Stafsus: Wujud Kepedulian Presiden
    Aksi Jokowi Bagikan Sembako Dikritik, Stafsus: Wujud Kepedulian Presiden
    10/04/2020 - 23:39
  • Stairway to Heaven, Karya Seni Ibadah 3 Agama Abrahamik Tuai Kontroversi
    Stairway to Heaven, Karya Seni Ibadah 3 Agama Abrahamik Tuai Kontroversi
    10/04/2020 - 23:14
  • LIVE Video Detik-detik Gunung Krakatau Meletus
    LIVE Video Detik-detik Gunung Krakatau Meletus
    11/04/2020 - 00:01
  • Corona: Belasan Ribu Kucing Gelandangan Turki Diberi Makan Pemerintah
    Corona: Belasan Ribu Kucing Gelandangan Turki Diberi Makan Pemerintah
    11/04/2020 - 00:28
  • Momen yang Sulit Dilupakan Ter Stegen Bersama Barcelona
    Momen yang Sulit Dilupakan Ter Stegen Bersama Barcelona
    11/04/2020 - 00:08
  • Di Tengah Wabah COVID-19 WHO Temukan Kasus Baru Virus Ebola
    Di Tengah Wabah COVID-19 WHO Temukan Kasus Baru Virus Ebola
    11/04/2020 - 00:33
  • Para Pencetak Gol Termuda di 5 Liga Top Eropa
    Para Pencetak Gol Termuda di 5 Liga Top Eropa
    11/04/2020 - 00:04