Peristiwa Daerah

Fenomena Laut Langka Meluas ke Ternate, DPP GMNI Tuntut Peran KKP RI

Kamis, 27 Februari 2020 - 09:33 | 37.54k
Fenomena Laut Langka Meluas ke Ternate, DPP GMNI Tuntut Peran KKP RI
Kondisi Fenomena perubahan air laut dan kematian biota ikan di perairan Malut. (Foto: Uno Parta)

TIMESINDONESIA, TERNATE – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) meminta perhatian Kementerian Kelautan dan Perikanan RI (KKP RI) terkait fenomena perubahan warna laut dan biota ikan yang mendadak mati di perairan laut Maluku Utara (Malut).

Sebelumnya, fenomena perubahan air laut menjadi kecoklatan dan biota ikan mendadak mati pertama kali terjadi di perairan Pulau Kayoa dan Makian Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Fenomena pada Sabtu (22/2/2020) lalu ini pun menggegerkan masyarakat setempat.

Fenomena yang sama kemudian juga terjadi di Pantai taman Nukila, Kecamatan Ternate Tengah Kota Ternate pada Rabu (26/2/2020) dan beredar luas di media sosial.

Ketua Bidang Maritim DPP GMNI, Alimun Nasrun berharap KKP RI, khususnya Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, secepatnya mengambil peran dengan melakukan kordinasi bersama Pemerintah daerah atau lintas regional untuk ikut aktif menyelesaikan masaalah ini.

Ia juga menekankan harus ada koordinasi dengan para pakar, praktisi, stakeholder dan para pengambil kebijakan untuk saling bertukar informasi, data dan upaya-upaya penanganan fenomena perubahan warna laut dan kematian biota ikan di perairan Malut ini.

Edisi-Kamis-27-Februari-2020-ikan-mati.jpg

"KKP harus berperan. Apakah ini adalah blooming alga atau pencemaran laut akibat limbah beracun," ungkap Ketua Bidang Maritim DPP GMNI, Alimun Nasrun kepada TIMES Indonesia dalam pesan singkatnya pada, Kamis (27/2/2020).

Fenomena ini cukup meresahkan masyarakat, apalagi hal seperti ini baru pertama kali terjadi diperairan Halsel dan Kota Ternate, Maluku Utara sehingga memunculkan multi tafsir juga tanda tanya di kalangan masyarakat dan akademisi.

"Banyak warga menduga kejadian ini akibat terjadinya pencemaran air limbah karena air laut di perairan Halmahera Selatan dan Kota Ternate menjadi coklat. Bahkan mengaitkan dengan tsunami aceh," ujarnya.

Menurutnya, sebagai wilayah pesisir dan kepulauan tentu sangat rentan terhadap berbagai ancaman pencemaran, baik dari aktivitas domestik manusia (marine debris) dan industri (pengolahan perikanan). Tumpahan minyak (oil spill) dan aktivitas pertambangan yang membuang limbah melalui sungai pasti mengakibatkan pencemaran laut.

Dia juga menjelaskan bahwa pencemaran laut menurut UNCLOS 1982 adalah benda buatan manusia yang masuk ke dalam lingkungan laut yang disebabkan oleh penanganan yang buruk dan pembuangan ke laut baik disengaja maupun tidak disengaja.

Ancaman pencemaran tersebut apabila tidak ditangani secara tepat dapat mengakibatkan semakin meluasnya dampak negatif terhadap kehidupan manusia dan biota.

"Upaya stakeholder terkait dapat merumuskan strategi penanganan serta memberikan rekomendasi strategis dalam upaya kebijakan penanganan pencemaran di wilayah pesisir dan laut Maluku Utara dan khususnya Kabupaten Halsel dan Kota Ternate," harapnya.

DPP GMNI pun menilai bahwa perubahan warna air laut di Ternate, Malut ini tak bisa disimpulkan karena blooming alga saja."Kita harus punya kajian yang lengkap, karena secara kasat mata kita melihat perubahan warna air, pendugaan awal kita karena terjadinya blooming, tapi itu perlu penilitian akademik. Takutnya limbah beracun," akunya. (*)


ternate maluku utara malut dpp gmni kkp ri
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Maluku
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Kawal Informasi Seputar COVID-19 Secara Tepat dan Akurat

Ini merupakan sumber informasi inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, profesional & pemerintah.

Jumlah Kasus di Indonesia Saat Ini

3,512

+219 Positif

282

+30 Sembuh

306

+26 Meninggal
Statistik Kasus COVID-19 di Indonesia
Last update: Jumat, 10 April 2020 - 15:50 Sumber: kawalcorona.com
Honda HRV

TIMES TV

Lawan Corona, GM FKPPI-MBLC Tak Putus Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Lawan Corona, GM FKPPI-MBLC Tak Putus Lakukan Penyemprotan Disinfektan

10/04/2020 - 13:05

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC
Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi
Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19
Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Belajar Daring saat Pandemi, Perlunya Pendidikan Karakter dan Kebijakan
    Belajar Daring saat Pandemi, Perlunya Pendidikan Karakter dan Kebijakan
    10/04/2020 - 20:33
  • Surat Terbuka untuk Mas Menteri Pariwisata
    Surat Terbuka untuk Mas Menteri Pariwisata
    10/04/2020 - 16:45
  • Mudik atau Tidak Mudik
    Mudik atau Tidak Mudik
    10/04/2020 - 14:00
  • Santuy-nya Penanganan Covid-19 di Desa TKI
    Santuy-nya Penanganan Covid-19 di Desa TKI
    10/04/2020 - 11:04
  • Kiat Menjadikan Melek Digital
    Kiat Menjadikan Melek Digital
    10/04/2020 - 10:12
  • Urgent, Enkripsi Zoom
    Urgent, Enkripsi Zoom
    10/04/2020 - 09:37
  • Pandemik Sars-Cov 2 (Covid-19) dan Urgensi Bantuan Lansung Tunai
    Pandemik Sars-Cov 2 (Covid-19) dan Urgensi Bantuan Lansung Tunai
    10/04/2020 - 00:11
  • Dampak E-Learning
    Dampak E-Learning
    09/04/2020 - 23:30
  • Popularitas Naik, Ricciardo Sebut Lando Norris Kutu Bukunya Teknologi
    Popularitas Naik, Ricciardo Sebut Lando Norris Kutu Bukunya Teknologi
    11/04/2020 - 01:05
  • Antisipasi Covid, Polisi Gelar Pemeriksaan di Akses Perbatasan Aceh-Sumut
    Antisipasi Covid, Polisi Gelar Pemeriksaan di Akses Perbatasan Aceh-Sumut
    11/04/2020 - 00:55
  • Gunung Anak Krakatau Erupsi, Semburan Abu Mencapai 500 Meter
    Gunung Anak Krakatau Erupsi, Semburan Abu Mencapai 500 Meter
    11/04/2020 - 00:47
  • Pemilik Rumah yang Sembunyikan KKB, Ditetapkan Jadi Tersangka Makar
    Pemilik Rumah yang Sembunyikan KKB, Ditetapkan Jadi Tersangka Makar
    11/04/2020 - 00:35
  • Ditjen PAS Sebut Napi yang Bebas Saat Corona akan Diisolasi, Jika Buat Ulah
    Ditjen PAS Sebut Napi yang Bebas Saat Corona akan Diisolasi, Jika Buat Ulah
    11/04/2020 - 00:10
  • LIVE Video Detik-detik Gunung Krakatau Meletus
    LIVE Video Detik-detik Gunung Krakatau Meletus
    11/04/2020 - 00:01
  • Corona: Belasan Ribu Kucing Gelandangan Turki Diberi Makan Pemerintah
    Corona: Belasan Ribu Kucing Gelandangan Turki Diberi Makan Pemerintah
    11/04/2020 - 00:28
  • Di Tengah Wabah COVID-19 WHO Temukan Kasus Baru Virus Ebola
    Di Tengah Wabah COVID-19 WHO Temukan Kasus Baru Virus Ebola
    11/04/2020 - 00:33
  • Kesedihan Eks Bintang Bayern Lihat Istrinya Tersiksa karena Corona
    Kesedihan Eks Bintang Bayern Lihat Istrinya Tersiksa karena Corona
    11/04/2020 - 01:06
  • Momen yang Sulit Dilupakan Ter Stegen Bersama Barcelona
    Momen yang Sulit Dilupakan Ter Stegen Bersama Barcelona
    11/04/2020 - 00:08