SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik Raih Dua Juara di IISRO 2025
SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik berhasil meraih juara tiga pada dua kategori lomba robotik pada ajang International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) 2025.
GRESIK Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb) Gresik meraih prestasi pada ajang International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) 2025 yang digelar di Auditorium 2 Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang.
SD Mugeb berhasil meraih juara tiga pada dua kategori lomba robotik di kompetisi yang berlangsung di akhir bulan Desember 2025 kemarin yang diikuti oleh siswa sekolah Islam dari berbagai daerah di Indonesia. IISRO 2025 mengusung tema “Together in Faith and Achievement” dengan fokus pada pengembangan kemampuan logika, teknis, serta pembentukan karakter peserta.
Mugeb Primary School mengirimkan dua tim dari ekstrakurikuler Robotik Bina Prestasi di bawah pendampingan pembina Muchamad Rahmadhony. Tim Maze Solving First Step terdiri atas Bimo Arsenio Raditya, Arkan Naufal Assajid, dan Arrasy Zaidan Hernawan. Sementara tim Robot Gathering First Step U12 diperkuat oleh Athaillah Adam Ar Rayyan, Arliyandra Kenzie Alkhalifi, dan Muhammad Alvaro Alviandra.
Kepada TIMES Indonesia, pembina ekstrakurikuler robotik Mugeb Primary School, Muchamad Rahmadhony mengatakan jika pada kategori Robot Gathering, peserta dituntut memprogram robot agar mampu mengambil dan meletakkan objek secara presisi dalam waktu terbatas, yakni satu jam tiga puluh menit. Adapun pada kategori Maze Solving, robot harus menavigasi lintasan berbentuk labirin dan mengenai target tertentu dengan cepat dan akurat.
“Waktu pengerjaan sangat terbatas sehingga anak-anak harus fokus dan bekerja secara efektif,” kata Muchamad Rahmadhony, Jumat (9/1/2026).
Muchamad Rahmadhony menambahkan jika persiapan lomba telah dilakukan sejak Oktober 2025 melalui latihan rutin, mulai dari perakitan komponen hingga pemrograman robot.
"Intensitas latihan ditingkatkan pada bulan November hingga proses lomba ditanggal 24 hingga 25 desember 2025 kemarin," Sambungnya.
Muchamad Rahmadhony berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang robotika.
"Tim robotik Mugeb Gresik berencana mengikuti kompetisi serupa di tingkat internasional, termasuk ajang robotika yang dijadwalkan berlangsung di Malaysia tahun 2026 ini," ungkapnya.
Sementara itu, Bimo Arsenio Raditya, ketua tim Maze Solving mengatakan jika dukungan orang tua turut mengiringi proses lomba.
"Mereka hadir langsung di lokasi lomba untuk memberikan semangat kepada kami.
Saya sudah terbiasa menggunakan komputer di rumah karena keluarga juga menyukai bidang teknologi. Alhamdulillah kami mendapatkan juara,” ungkap Bimo. (*)
Apa Reaksi Anda?