1.463 Mahasiswa UNIPMA Madiun Ikuti Tes EAPT, Siap Jadi Lulusan Berkompeten
UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun) menggelar English for Academic Proficiency Test (EAPT) di Biro Pusat Pengembangan Bahasa (P2B). Sebanyak 1.463 mahasiswa dari berbagai jenjang mengikuti tes yang…

TIMESINDONESIA, MADIUN – UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun) menggelar English for Academic Proficiency Test (EAPT) di Biro Pusat Pengembangan Bahasa (P2B). Sebanyak 1.463 mahasiswa dari berbagai jenjang mengikuti tes yang dirancang khusus untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris akademik.
Peserta tes terdiri dari 13 mahasiswa program D3, 1.189 mahasiswa program S1, dan 261 mahasiswa program S2. Mahasiswa D3 dan S1 mengerjakan soal berbasis komputer di laboratorium kampus yang sudah terintergrasi dengan SIM UNIPMA Madiun. Sementara untuk mahasiswa S2 pelaksanaan tes dilakukan dengan mekanisme online yang telah disiapkan oleh panitia. Tes dilaksanakan mulai Sabtu- Selasa 22-26 Agustus 2025.
Sebelum tes berlangsung, mahasiswa terlebih dahulu mengikuti pelatihan secara daring selama tiga hari berturut-turut, pada 19–21 Agustus 2025. Materi yang diberikan meliputi Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension.
Kepala P2B UNIPMA Madiun, Dr. Fitra Pinandhita, M.Pd., mengatakan bahwa penguasaan bahasa Inggris kini menjadi kebutuhan esensial di era global.
“Bahasa Inggris bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga kunci dalam publikasi ilmiah, pertukaran pelajar, kolaborasi riset, hingga kegiatan akademik lintas negara. Karena itu, UNIPMA Madiun menjadikan EAPT sebagai bagian dari strategi memperkuat mutu akademik sekaligus mendukung program internasionalisasi kampus,” tuturnya.
Melalui pelaksanaan EAPT, UNIPMA Madiun tidak hanya ingin memetakan kemampuan mahasiswa, tetapi juga mendorong mereka untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris agar lebih siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Harapannya, tes ini bisa menjadi langkah strategis untuk membangun budaya akademik yang unggul dan berstandar internasional di lingkungan UNIPMA Madiun. Selain itu, hasilnya juga dapat menjadi acuan untuk menyusun program pembinaan lanjutan,” tambah Fitra.
Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme mahasiswa sekaligus komitmen Unipma Madiun dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang keilmuan, tetapi juga adaptif menghadapi persaingan global. (*)
Apa Reaksi Anda?






