Begini Cara RSUD Genteng Banyuwangi Pacu Kreativitas dan Inovasi Pelayanan

RSUD Genteng Banyuwangi sukses gelar Third Annual Innovation Festival 2025 dengan 10 inovasi baru seperti E-Suster & Nutri Mom's. Wadah kreativitas karyawan tingkatkan kualitas pelayanan kesehatan mas

November 29, 2025 - 19:00
Begini Cara RSUD Genteng Banyuwangi Pacu Kreativitas dan Inovasi Pelayanan

BANYUWANGI Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur, terus menunjukkan komitmennya dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi kesehatan yang pesat. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya gelaran tahunan "Third Annual Innovation Festival 2025" yang diselenggarakan pada Sabtu (29/11/2025) di aula rumah sakit setempat.

Mengusung tema “Innovation Bring Us to The Next Level”, festival ini menjadi panggung untuk meningkatkan kreativitas karyawan. Mendorong lahirnya ide-ide baru, serta mencari solusi inovatif atas berbagai tantangan pelayanan.

Plt RSUD Genteng, dr. Sugiyo, menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital di bidang kesehatan menuntut rumah sakit untuk tidak berdiam diri. 

"Kami harus terus beradaptasi, memanfaatkan teknologi digital, dan menciptakan produk atau layanan yang lebih baik. Festival ini adalah wadah bagi seluruh staf untuk mengeluarkan potensi terbaik mereka," katanya.

Sebanyak 10 kelompok inovasi baru turut memeriahkan festival ini. Mereka menampilkan ide-ide segar yang siap diimplementasikan untuk meningkatkan mutu pelayanan. 

Kelompok-kelompok tersebut di antaranya, HARMONI dengan inovasi "Sinon Aktif Badan pun Menjadi Sehat", RAKA BUMI dengan program "Rawat Luka Bebas Upah (ASN berbagi)", dan BINA yang meluncurkan "E Suster". 

Ada pula kelompok ONE PIECE yang membawa inovasi "SUKHA” alias Sehat dan Senyum Keluar Rumah Sakit, dan ALADIN dengan "HD Cerdik” atau Cepat, Empati, Religious, Disiplin, Interaktif untuk Kenyamanan. Inovasi lain yang tak kalah menarik datang dari kelompok AWUR AWUR dengan "Pijar Jelita”, atau Pijat Area Mata untuk Jernihkan Penglihatan, MYRAN dengan "Sejiwa Lansia”, yang merupakan kependekan dari Sehat Jiwa dan Wawasan untuk Lansia), serta kelompok Asman Toga yang fokus pada "Pemanfaatan Lahan untuk Tanaman Toga". 

Melengkapi daftar, ada kelompok STRONG dengan inovasi "Senyum Ibu”, atau Sekring Emosi dan Atur Nafas yang Mendukung Kesejahteraan Ibu Nifas), dan kelompok GANDUM dengan program "Nutri Mom’s”, yakni pendampingan nutrisi pada ibu menyusui oleh tim gizi.

Seluruh inovasi ini dinilai oleh dewan juri yang berpengalaman di tingkat daerah maupun nasional. Selain memberikan penilaian, saran dan motivasi dari dewan juri diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para inovator RSUD Genteng.

Tujuannya, untuk terus memperbaiki semua inovasi agar bisa diimplementasikan secara berkelanjutan dan membawa RSUD Genteng ke level pelayanan yang lebih tinggi. Festival ini membuktikan bahwa semangat inovasi telah mengakar kuat di RSUD Genteng sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow