Presiden Prabowo Beri Arahan Kepada Menteri Bahlil untuk Pemerataan Aliran Listrik di Seluruh Dusun dan Desa

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia supaya di tahun 2029 hingga 2030 seluruh desa dan dusun di Indonesia harus sudah teral

Januari 13, 2026 - 12:00
Presiden Prabowo Beri Arahan Kepada Menteri Bahlil untuk Pemerataan Aliran Listrik di Seluruh Dusun dan Desa

JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia supaya di tahun 2029 hingga 2030 seluruh desa dan dusun di Indonesia harus sudah teraliri listrik.

Hal ini perlu dilakukan sebagai upaya pemerataan aliran listrik di tanah air sebagai manifestasi dari negara harus hadir untuk memenuhi hak rakyat karena dalam konstitusi negara pun telah mengamanatkan bahwa bumi dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dipergunakan untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

Saat acara konfrensi pers Pencapaian Kinerja Kementerian ESDM 2025 di Jakarta (8/1/2025) ini, Menteri Bahlil mengungkapkan bahwa target tersebut mencakup sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun yang hingga kini masih belum teraliri listrik.

Dia juga telah menegaskan Kementerian ESDM yang dipimpinnya telah menempatkan programlistrik desa sebagai prioritas nasional sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto tersebut. 

Selain program listrik desa, Pemerintah juga menjalankan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).  Kedua program ini menjadi wujud komitmen pemerintah untuk menghadirkan negara hingga ke pelosok dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Semenatra, Penasehat Ahli Balitbang DPP Partai Golkar, Prof Dr Henry Indraguna, SH.MM mendukung niat mulia dan langkah strategis yang dilakukan Menteri Bahlil dalam pemenuhan target aliran listrik secara merata di seluruh tanah air tanpa sejengkal wilayah tanah air yang diabaikan.

“Saya mendukung penuh progam listrik desa sebagai prioritas nasional dalam rangka mendukung pembangunan yang merata di seluruh daerah di tanah air, sehingga seluruh desa dan dusun sudah dialiri listrik semuanya pada tahun 2029-2030 mendatang. Ini program yang sangat positif, karena mendukung pembangunan yang merata di seluruh daerah  tanah air, terlebih lagi listrik adalah hak semua rakyat Indonesia untuk bisa mendapatkannya. Kehadiran listrik secara merata juga sebagai bentuk dari keadilan sosial dan tanggung jawab negara kepada rakyat,” urai Prof Henry di Jakarta, Minggu (11/1/2025).

Prof Henry menegaskan listrik menjadi kebutuhan energi utama karena merupakan bentuk energi serbaguna dan efisien yang mendukung hampir setiap aspek kehidupan modern.

"Tanpa listrik, sebagian besar teknologi dan infrastruktur yang kita anggap remeh tidak akan berfungsi sama sekali," ungkap Prof Henry.

Profesor dan Guru Besar Unissula ini menyebutkan listrik sangat dibutuhkan manusia karena berfungsi sebagai penerangan kehidupan  yang memperpanjang produktivitas dan aktivitas manusia hingga malam hari, serta meningkatkan keamanan.

Seluruh peralatan rumah tangga juga sebagian besar peralatan modern selalu bergantung pada listrik untuk beroperasi, membuat tugas rumah tangga lebih mudah dan meningkatkan kenyamanan hidup sehari-hari

Listrik juga berfungsi untuk mempermudahkan komunikasi.

Seluruh jaringan komunikasi global, termasuk internet, telepon seluler, dan media penyiaran (radio dan TV), membutuhkan pasokan listrik yang stabil. Perangkat seperti komputer, smartphone, dan router semuanya ditenagai oleh listrik.

Kemudian listrik juga mendukung kelangsungan industri dan ekonomi karena  pabrik, bisnis, dan transportasi modern (seperti kereta listrik) sangat bergantung pada listrik. Listrik juga  menggerakkan mesin-mesin berat, sistem komputer, dan robotika yang penting untuk produksi barang dan jasa.

Listrik juga dibutuhkan untuk mendukung pelayanan kesehatan dan medis.

"Secara ringkas, listrik adalah tulang punggung infrastruktur masyarakat modern yang memungkinkan kenyamanan, komunikasi, keamanan, dan kemajuan ekonomi," tandanya.

Dengan sangat esensial dan menjadi kebutuhan primer rakyat maka Ketua DPP Ormas MKGR Bidang Hukum ini sangat mendukung program arahan Presiden Prabowo yang secepatnya diimplementasikan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, karena tujuannya sangat mulia yakni mengaliri setrum dengan elektrifikasi kepada seluruh wilayah sebagai sumber kehidupan.

"Saya sangat yakin Menteri ESDM, Pak Bahlil akan sangat mampu memenuhi target dari Bapak Presiden tersebut bahwa 2029 hingga 2030 seluruh desa dan dusun di Indonesia harus sudah teraliri listrik," tegas Prof Henry.

Doktor Ilmu Hukum UNS Surakarta dan Universitas Borobudur Jakarta ini lalu menjelaskan, kenapa dirinya merasa sangat yakin Menteri ESDM Bahlil akan mampu memenuhi target tersebut.

”Saya yakin karena Pak Bahlil sendiri lahirnya dari Indonesia Timur.

Dengan kepemimpinannya yang visioner dan keberanian serta kecepatan mengeksekusi arahan dan instruksi Presiden Prabowo, saya tak pernah meragukan kemampuan beliau mampu memenuhi target yang dicanangkan Presiden tersebut.

Saya berkeyakinan Pak Bahlil akan menghasilkan terobosan-terobosan di wilayah Indonesia Timur, khususnya energi listrik sehingga di wilayah ini akan mendapatkan pasokan yang sama dengan di wilayah lainnya. Sehingga ini juga menjadi solusi dari ketimpangan pemerataan aliran listrik di tanah air,” pungkas Waketum DPP Bapera sekaligus Ketua LBH DPP Bapera ini. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow