UNJ Peduli Ulurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Terdampak Bencana di Aceh Melalui Satgas UTU Peduli

Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih akibat banjir bandang, Universitas Negeri Jakarta melalui program UNJ Peduli kembali menegaskan komitmennya pada nilai kemanusiaan.

Januari 16, 2026 - 23:00
UNJ Peduli Ulurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Terdampak Bencana di Aceh Melalui Satgas UTU Peduli

WIL. KOTA JAKARTA SELATAN Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih akibat banjir bandang, Universitas Negeri Jakarta melalui program UNJ Peduli kembali menegaskan komitmennya pada nilai kemanusiaan. Pada Jumat (16/01/2026), UNJ menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban terdampak banjir bandang di Desa Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Aceh, melalui Satgas Universitas Teuku Umar (UTU) Peduli.

Bantuan kemanusian tersebut dihimpun melalui Rumah Amal UNJ dari donasi sivitas akademika UNJ, Labschool UNJ, serta PB PGRI. Kehadiran bantuan ini bukan sekadar distribusi logistik, melainkan wujud empati dan solidaritas lintas kampus bagi masyarakat yang hingga kini masih berjuang bangkit dari dampak bencana.

Penyaluran bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, terutama sembako serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak. Bagi masyarakat Pante Baro Kumbang, bantuan ini menjadi secercah harapan di tengah keterbatasan, terlebih ketika aktivitas ekonomi belum sepenuhnya pulih. Desa Pante Baro Kumbang tercatat sebagai salah satu wilayah dengan dampak kerusakan terparah. 

Aparatur desa mencatat sedikitnya 252 rumah mengalami rusak berat, tertimbun material tanah dan lumpur. Meski bencana telah berlalu sekitar 50 hari, lumpur setinggi 2 hingga 3 meter masih memenuhi bagian dalam rumah warga, menyulitkan proses pembersihan dan pemulihan.

Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ menyampaikan bahwa kehadiran UNJ di tengah masyarakat terdampak merupakan bagian dari tanggung jawab moral perguruan tinggi.

“UNJ tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus hadir saat masyarakat menghadapi masa sulit. Bantuan ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian kami agar warga Aceh tidak merasa berjalan sendiri dalam proses pemulihan,” ujarnya.

Prof. Komarudin juga menambahkan bahwa UNJ selain bantuan logistik juga akan disusul dengan program KKN dan Pengabdian kepada Masyarakat Kebencanaan di wilayah yang terdampak bencana untuk membantu proses pemulihan pasca bencana, terutama pada aspek psiko-sosial dan pendidikan.

Sementara itu, Musrizal selaku Kepala Bagian Umum UTU menyampaikan apresiasi atas kepedulian UNJ. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga, terlebih menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.

“Kami berharap bantuan UNJ ini bermanfaat bagi warga dan kondisi di Desa Pante Baro Kumbang segera pulih sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala,” tuturnya.

Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat setempat. Marwan selaku Keuchik (Kepala Desa) Pante Baro Kumbang, menyampaikan terima kasih atas solidaritas yang ditunjukkan oleh UNJ dan UTU. Ia menegaskan bahwa perlengkapan sekolah yang diberikan sangat berarti bagi keberlanjutan pendidikan anak-anak di desanya.

Apresiasi juga datang dari Ezmi selaku Ketua Pemuda Desa Pante Baro Kumbang. Menurutnya, bantuan pangan saat ini menjadi kebutuhan paling mendesak karena warga belum dapat kembali bekerja secara normal.

“Masyarakat belum bisa mencari mata pencaharian, jadi bantuan sembako dari UNJ ini sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Melalui UNJ Peduli, UNJ terus meneguhkan perannya sebagai kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga hadir dengan empati, menguatkan harapan, dan berjalan bersama masyarakat dalam menghadapi duka dan bangkit menuju pemulihan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow