FISIP UB Latih Fasilitator KKB Malang Tingkatkan Literasi Digital dan Komunikasi Publik
Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) menggelar Pelatihan Kompetensi Literasi Digital

TIMESINDONESIA, MALANG – Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) menggelar Pelatihan Kompetensi Literasi Digital bagi 16 fasilitator UPT Balai Diklat Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) Malang.
Pelatihan yang berlangsung secara hybrid dari Kampus FISIP UB dan Zoom Meeting ini dirancang untuk meningkatkan kualitas komunikasi fasilitator KKB di ruang digital.
Penguatan SDM dan Transformasi Digital
Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi digital pemerintahan, khususnya melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), tata kelola konten, hingga pemanfaatan kanal digital yang akuntabel.
Survei pra-pelatihan menunjukkan bahwa fasilitator KKB masih menghadapi tantangan dalam produksi konten, keterlibatan audiens (engagement), dan penggunaan aplikasi kerja digital.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pelatihan disusun dalam empat sesi dengan moderator Ketua Program Pengabdian Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UB, Fariza Yuniar Rakhmawati.
Materi Pelatihan Literasi Digital
Pelatihan ini terdiri dari materi Literasi Digital untuk KKB oleh Bayu Indra Pratama, Strategi Konten Digital oleh Bayu Amengku Praja, Optimasi Konten YouTube bersama Boby Rachma Asmara, mahasiswa Ilmu Komunikasi UB sekaligus kreator konten, dan Penyuntingan Konten Instagram dibawakan oleh Naufal Faraz.
Boby menekankan pentingnya praktik efisien dalam mengoptimalkan konten digital.
“Kamera profesional memang lebih jernih, tetapi prosesnya memakan waktu karena harus dipindahkan ke laptop. Dengan ponsel pintar, produksi dan editing bisa dilakukan sekaligus,” jelasnya.
Apresiasi dan Tindak Lanjut
Kepala UPT Balai Diklat KKB Malang, Irfan Indriastono, mengapresiasi kolaborasi ini. Menurutnya, kolaborasi ini penting adalah konsistensi: satu konten per hari.
Sebagai tindak lanjut, setiap fasilitator menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang berisi uraian kegiatan, tujuan, sasaran prioritas, waktu pelaksanaan, hingga indikator keberhasilan seperti jangkauan, retensi tonton, dan tingkat keterlibatan audiens.
Dari Kampus Menuju Dampak Nyata
Ketua Program Pengabdian, Fariza Yuniar Rakhmawati, menutup kegiatan dengan refleksi inspiratif.
“Dari kampus menuju konten, dari konten menuju dampak. Harapan kita, setiap unggahan KKB Malang menjadi sumber rujukan tepercaya bagi keluarga Indonesia.” (*)
Apa Reaksi Anda?






