International Cultural Exchange FKIP UNISMA Pererat Interaksi Budaya Indonesia–Korea
FKIP Universitas Islam Malang (UNISMA) melaksanakan kegiatan International Cultural Exchange Program bertema “A Day in the Life: Finding Common Ground between Malang
MALANG FKIP Universitas Islam Malang (UNISMA) melaksanakan kegiatan International Cultural Exchange Program bertema “A Day in the Life: Finding Common Ground between Malang, Indonesia and Pohang, South Korea” pada Rabu (14/1/2026), bertempat di Ruang KH Drs. Fatchullah, Gedung Umar Bin Khattab Lantai 4 Universitas Islam Malang. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama internasional FKIP Unisma dengan Handong Global University, Korea Selatan.
Peserta kegiatan ini melibatkan mahasiswa semester 1 dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Matematika, serta Pendidikan Bahasa Inggris. Acara diawali dengan registrasi dan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan seni dan presentasi budaya.
Penampilan budaya yang ditampilkan antara lain Tari Remo oleh mahasiswa FKIP Unisma, presentasi budaya oleh mahasiswa FKIP Unisma dan mahasiswa Handong Global University, serta pertunjukan karate. Kegiatan semakin interaktif melalui sesi group activities yang mempertemukan mahasiswa Indonesia dan Korea dalam kelompok kecil dengan pendampingan tutor sebaya.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Melalui program pertukaran budaya ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengenal budaya lintas negara, tetapi juga mengembangkan keterampilan komunikasi, kerja sama, toleransi, dan empati global. Kegiatan ditutup dengan pengumuman peserta terbaik dan ramah tamah makan siang bersama panitia dan mahasiswa internasional.
Dalam rangkaian pertukaran budaya tersebut, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk saling berbagi pengalaman mengenai kebiasaan sehari-hari, sistem pendidikan, tradisi keluarga, serta nilai-nilai sosial yang berkembang di masing-masing negara. Melalui dialog lintas budaya, peserta diajak memahami perbedaan sekaligus menemukan kesamaan yang mempererat hubungan antarmahasiswa. Aktivitas ini menjadi media pembelajaran kontekstual yang efektif untuk menumbuhkan sikap saling menghargai dan keterbukaan terhadap keberagaman.
Tutor sebaya berperan aktif dalam memfasilitasi komunikasi agar interaksi berjalan seimbang dan kondusif. Mereka membantu peserta mengatasi kendala bahasa, membangun suasana diskusi yang inklusif, serta mendorong keterlibatan semua anggota kelompok. Dengan pendekatan kolaboratif ini, mahasiswa tidak hanya belajar berkomunikasi secara verbal, tetapi juga mengasah kemampuan mendengarkan, bernegosiasi makna, dan menyampaikan gagasan secara santun.
Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa program ini dirancang sebagai wadah pembelajaran lintas disiplin yang mengintegrasikan aspek bahasa, seni, dan karakter. Selain memperkaya wawasan budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan soft skills mahasiswa, seperti kepemimpinan, kepercayaan diri, dan kemampuan adaptasi dalam lingkungan multikultural. Respon positif peserta terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung serta antusiasme dalam mengikuti setiap sesi.
Ke depan, FKIP Unisma berencana menjadikan International Cultural Exchange sebagai agenda rutin dengan cakupan mitra internasional yang lebih luas. Diharapkan program ini dapat memperkuat jejaring global, meningkatkan kualitas internasionalisasi kampus, serta menyiapkan generasi mahasiswa yang mampu berperan aktif dalam kerja sama pendidikan dan kebudayaan di tingkat regional maupun internasional. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Apa Reaksi Anda?