Kemenag Gotong Royong Donor Darah untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera
Masyarakat Indonesia kini melakukan gotong-royong donor darah untuk disumbangkan pada masyarakat yang terdampak bencana Sumatera.
JAKARTA Masyarakat Indonesia kini melakukan gotong-royong donor darah untuk disumbangkan pada masyarakat yang terdampak bencana, salah satunya bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera. Kementerian Agama (Kemenag) turut melakukan aksi kemanusiaan tersebut.
Agenda donor darah di lembaga yang dipimpin oleh Menteri Nasaruddin Umar itu, diinisiasi oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag, di Kantor Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026) pagi.
Dari pantauan TIMES Indonesia, bersama dengan karyawan Kemenag, Nasaruddin Umar turut melakukan donor darah. Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah itu juga mengikuti serangkaian registrasi, cek kesehatan, lalu proses pengambilan darah 10 menit menggunakan jarum steril di lengan.
Penasihat DWP Kemenag, Helmi Halimatul Udhma mengatakan, kegiatan ini berjalan dengan baik karena bekerja sama dengan PMI Pusat. "Setiap tahun pelaksanaannya berjalan lancar dan jumlah partisipasi terus bertambah," katanya saat konferensi pers.
Acara ini dilaksanakan setiap tahun. Di 2025 lalu, kata dia, pihaknya menargetkan adalah 200 kantong darah dan yang berhasil diterima oleh PMI sebanyak 189 kantong darah. Untuk tahun 2026 ini, pihaknya ditargetkan antara 250 hingga 300 kantong darah. "Mudah-mudahan pada hari ini target tersebut dapat tercapai," jelasnya.
Ia menyampaikan, sasaran kegiatan ini adalah masyarakat umum, khususnya keluarga besar Kemenag yang selama ini konsisten berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.
Tak hanya di Kemenag Pusat, program donor darah ini juga dilakukan di seluruh Kantor Wilayah di daerah, hingga ke Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berada di bawah Kemenag.
"InsyaAllah, setetes darah yang kita donorkan ini akan bermanfaat untuk umat, terlebih di saat sekarang berbagai bencana sedang melanda Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Agama, Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi terhadap Dharma Wanita Persatuan karena telah menginisiasi donor darah tersebut. Menurutnya, organisasi ini tidak hanya menghimbau tetapi juga memberikan teladan dengan ikut langsung berdonor.
"Hal ini menjadi sesuatu yang luar biasa. Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus Dharma Wanita di tingkat pusat, wilayah, kabupaten, bahkan hingga ke tingkat kecamatan," katanya.
Menurutnya, gerakan donor darah yang dilakukan secara dari pusat hingga daerah
masif ini menunjukkan bahwa Dharma Wanita merupakan organisasi yang sangat aktif dan produktif dalam menggalang kegiatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
"Terlebih lagi, donor darah ini sangat penting karena masyarakat kita sewaktu-waktu dapat membutuhkan pertolongan darah," ujar Nasaruddin Umar. (*)
Apa Reaksi Anda?