Kemeriahan Harlah Ke-46 An-Nur II, Spektakuler dan Penuh Apresiasi
Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo Malang sukses menggelar perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-46, Selasa (26/8/2025) dengan meriah. Berbagai pentas seni, kreativitas santri,

TIMESINDONESIA, MALANG – Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo Malang sukses menggelar perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-46, Selasa (26/8/2025) dengan meriah. Berbagai pentas seni, kreativitas santri, hingga panggung megah berukuran 14x14 meter dengan tinggi 12 meter menghiasi lapangan utama pesantren.
Sebanyak 25 penampilan seni ditampilkan oleh sekitar 350 santri kelas XII SMA serta koreografi dari kelas X dan XI. Penampilan tersebut memukau para penonton, wali santri, hingga tamu undangan yang hadir.
Salah satu wali santri, Suprapto asal Singosari, mengaku sangat terkesan. “Untuk Harlah An-Nur yang ke-46 memang cukup meriah ya, lebih dari tahun-tahun sebelumnya. Dari background, lampu-lampu, hingga kekompakannya jauh lebih bagus. Mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi, bahkan pondok lain bisa mencontoh An-Nur II,” ujarnya.
Hal senada disampaikan penasihat hukum, Achmad Bahtiar, S.H. Menurutnya, perayaan ini menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya berfokus pada pengkajian kitab, tetapi juga mendidik santri melalui kreativitas. “Luar biasa ya, pondok dengan kultur Islam tapi mengemas acara Harlah dengan modern, penuh kreativitas dari santri. Ini menunjukkan bahwa Harlah tidak dibuat satu arah, tapi benar-benar dikemas istimewa,” ungkapnya.
Acara semakin meriah ketika Pengasuh Pondok Pesantren Wisata An Nur 2 Al Murtadlo Bululawang, Malang, Dr. KH. Fathul Bari, S.S, M.Ag, memberikan apresiasi langsung kepada santri dan panitia. Ia menilai penampilan minim kekurangan dan layak mendapat skor tinggi.
“Tapi sepanjang penampilan demi penampilan ini sangat minim sekali kekurangannya. Maka dengan ini kami memberikan nilai 92 poin, sesuai angka Harlah ke-46 dikali dua,” ucap Kiai Fathul Bari disambut tepuk tangan penonton.
Ketua pelaksana, Ustaz Rizal Mathofani, menjelaskan bahwa tradisi penilaian ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi sekaligus evaluasi untuk persiapan angkatan berikutnya. “Selain evaluasi, ini juga hadiah untuk angkatan 46 yang terlibat penuh dalam penyelenggaraan Harlah tahun ini. Juga sebagai motivasi bagi angkatan 47 agar lebih baik lagi,” jelasnya.
Ustaz Rizal mengungkapkan bahwa persiapan Harlah sudah dilakukan sejak Mei 2025 dengan pembentukan panitia, pengonsepan, serta pertemuan dengan vendor. Latihan intensif hingga gladi teknis dilakukan menjelang hari pelaksanaan.
“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT atas terselenggaranya Harlah ke-46 An-Nur II dengan lancar, meriah, dan penuh keberkahan. Terima kasih kepada para masyayikh, panitia, donatur, serta simpatisan yang mendukung penuh acara ini,” tutupnya.
Perayaan Harlah ke-46 An-Nur II Malang tahun ini pun meninggalkan kesan mendalam, tidak hanya bagi santri dan panitia, tetapi juga bagi wali santri dan masyarakat yang menyaksikan. (*)
Apa Reaksi Anda?






