Bulog Jember Serap Gabah 118 Ribu Ton dari Petani Sepanjang 2025

Bulog Jember merealisasikan penyerapan gabah petani tertinggi sepanjang 2025.

Januari 5, 2026 - 12:00
Bulog Jember Serap Gabah 118 Ribu Ton dari Petani Sepanjang 2025

JEMBER

Bulog Jember merealisasikan penyerapan gabah petani tertinggi sepanjang 2025.

Keberhasilan ini mengukuhkan posisi Bulog Jember sebagai kantor cabang dengan kinerja terbaik di wilayah Jawa Timur.

​Berdasarkan data operasional, Bulog Jember berhasil menyerap gabah petani sebanyak 118.000 ton.

Jika dikonversi menjadi beras, jumlah tersebut setara dengan 84.000 ton beras.

Angka ini mencerminkan persentase pencapaian sebesar 110 persen dari target yang ditetapkan.

Kepala Bulog Cabang Jember Muhammad Ade Saputra, menyampaikan bahwa lonjakan penyerapan ini sangat signifikan, yakni mencapai 200 persen hingga 300 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

​"Pada tahun 2024, realisasi penyerapan berada di angka kisaran 20.000 ton dan ​Pada tahun 2025, target awal sebesar 59.000 ton setara beras berhasil dilampaui dengan capaian akhir mencapai 88.000 ton," ujar Ade ke awak media, Senin (5/1/2026).

Karena itu, Bulog Jember juga menerima penghargaan sebagai Kantor Cabang Kinerja Terbaik nomor satu di Jawa Timur pada 20 Desember 2025 lalu.

"​Pengadaan gabah dan beras yang masif, ​Penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan ​Efektivitas pendistribusian program bantuan pangan serta ​Penjualan beras komersial serta aspek pendukung operasional lainnya," ungkap Ade.

​Memasuki tahun 2026, Ade menjelaskan bahwa Bulog Jember tengah bersiap menghadapi tantangan baru.

Secara nasional, pemerintah melalui pusat telah menetapkan target penyerapan gabah petani sebesar empat juta ton yang akan dibagi ke seluruh wilayah kerja Bulog di Indonesia.

"​Menyikapi keterbatasan infrastruktur pasca-panen di Kabupaten Jember, khususnya fasilitas pengering (dryer), Bulog Jember telah menyiapkan strategi kolaboratif dengan ​memperkuat dan memperluas jaringan kemitraan dengan para penggilingan swasta dan bersinergi dengan mitra lokal untuk memajukan kesejahteraan petani Jember," jelasnya.

​Oleh karenanya, dia mengatakan bahwa pihaknya melakukan evaluasi berkelanjutan berdasarkan capaian tahun sebelumnya untuk memastikan target 2026 tercapai.

​"Kami terus belajar dan mengevaluasi untuk memperkuat jaringan agar capaian di tahun 2026 dalam hal serapan gabah beras di tingkat petani dapat tercapai secara maksimal," pungkasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow