International Extension Program Unmuh Jember–BSU Filipina Bahas Pendampingan Anak Autisme di Era Global
Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) kembali memperkuat jejaring internasional melalui pelaksanaan International Extension Program yang digelar secara hybrid melalui Zoom Meeting
JEMBER Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) kembali memperkuat jejaring internasional melalui pelaksanaan International Extension Program yang digelar secara hybrid melalui Zoom Meeting, Jumat pagi (9/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kolaborasi pengabdian masyarakat internasional antara Unmuh Jember dan Benguet State University (BSU), Filipina.
Sharing session ini menghadirkan Karen O. Laking dari Benguet State University Philippines sebagai narasumber utama. Dalam paparannya yang berjudul “Working, Living, and Loving Children in the Autism Spectrum”, Karen membagikan pengalaman akademik dan praktis dalam mendampingi anak-anak dengan spektrum autisme, baik di lingkungan pendidikan, keluarga, maupun masyarakat.
Dalam pemaparannya, Karen O. Laking menekankan bahwa pendampingan anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) tidak hanya menuntut kompetensi akademik, tetapi juga empati, kesabaran, dan pemahaman mendalam terhadap karakteristik unik setiap anak. Ia menyoroti pentingnya pendekatan yang humanis dalam proses pembelajaran, dengan menempatkan anak sebagai individu yang memiliki potensi, bukan keterbatasan.
Karen juga menjelaskan bahwa proses working dengan anak autis menuntut pendidik untuk fleksibel dan kreatif dalam merancang metode belajar. Sementara itu, aspek living menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan suportif, baik di sekolah maupun di rumah. Adapun loving, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam membangun hubungan emosional yang sehat antara pendidik, orang tua, dan anak.
Selain itu, Karen menggarisbawahi peran kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak autis. Menurutnya, pertukaran pengetahuan dan praktik baik antarnegara dapat memperkaya perspektif pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan inklusif di era global.
International Extension Program ini menjadi ruang strategis untuk memperluas wawasan internasional sivitas akademika Unmuh Jember, sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam mengembangkan pendidikan yang ramah terhadap anak berkebutuhan khusus.
Kegiatan ini juga menjadi pembuka bagi rangkaian agenda lanjutan pada hari yang sama, termasuk bimbingan teknis pembuatan Digital Storybook untuk anak autis yang dilaksanakan secara luring di SLB Negeri Branjangan Jember.
Melalui kegiatan ini, Unmuh Jember menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi global serta berkontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan inklusif dan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan. (*)
Apa Reaksi Anda?